Friday, August 27, 2010

Aku Si Nomer Empat

I haven't been writing much lately. At all actually. I've been kind of busy adapting in my new uni and so I would like to post something I wrote some time ago. Something out of my precious green notebook. Here it is :) Dedicated to my lovely Mom.

Ibu


Mataku terasa berat tuk dibuka
tapi perih jika kupejam
Kakiku ngilu dan kaku
tapi tak ada ke mana tuk kuhampiri
Tanganku bergetar
tegang seakan sedang disidang


Ku kangen Ibu
belai rambutku
tatap mataku
tanyakan kabarku


Maaf
hanya itu yang kupunya untukmu
Untuk diterima atau diabaikan
ku tak memaksa
dan ku tak bisa menuntut


Kau tak bisa lebih sempurna
Ada surga di telapak kakimu
Bila saatnya tiba
kan kucium kakimu mesra
ku berjanji


Dengan cinta
(Sampaikan salamku pada suamimu juga)
Dari aku si Nomer Empat.

No comments:

Post a Comment